Sunday, August 23, 2015

LISTERINE WUJUDKAN MIMPIKU : NGEDATE BARENG RAN & TULUS Part 1

Entah darimana harus ku mulai ceritaku tentang pengalaman luar biasa ini. Pengalaman yang sangat luar biasa, dimana aku bisa berlibur dengan artis ternama ibukota. Tak hanya sekedar berlibur, akupun terlibat dalam shooting video klip dalam lagu terbaru mereka . Pengalaman yang tak pernah kubayangkan sebelumnya.

Aku, seorang ibu rumah tangga yang memiliki hobi mengikuti kuis. Sejak kenal dengan dunia perkuisan 2 tahun lalu, hingga saat ini aku masih excited dengan hobi yang satu ini. Alasannya simple saja, aku cuma ingin memanfaatkan waktu dan sarana yang ada. Ada laptop dan modem di rumah, kenapa tidak dimanfaatkan?

Banyak kuis yang telah ku ikuti. Dari situ berbagai hadiah juga sering ku dapat, meski hadiah –hadiah kecil tapi rasanya sangat senang dan puas karena ku dapatkan hal itu dengan persaingan. Ya! Persaingan dengan ratusan orang yang juga memiliki hobi yang sama denganku.


Hingga suatu hari saat membuka facebook , aku lihat di beranda ada kontes tantangan 21 hari Listerine dengan jumlah hadiah luar biasa. 21 pemenang Ipad dan 210 pemenang voucher belanja MAP dengan nominal Rp. 500.000/pemenang yang terbagi dalam 3 periode. Jadi setiap periode aka nada 7 pemenang Ipad dan 70 pemenang Voucher belanja. Luar biasa banyak kan?
Hadiah utamanya yaitu 2 orang pemenang yang akan berlibur dengan RAN dan 2 orang berlibur dengan TULUS sekaligus dilibatkan dalam proses pembuatan video clip di lagu terbaru mereka.
Akupun mengikutinya, sekedar berharap memenangkan salah satu Ipadnya. Sama sekali tidak berambisi untuk memenangkan hadiah utama. Periode pertama, namaku zonk. Namaku tidak keluar sebagai pemenang, baik itu pemenang Ipad maupun voucher belanja. Namun pada periode 2 namaku ada di barisan pemenang 70 voucher belanja. Well, Alhamdulillah. Mungkin rezekiku hanya di voucher belanja. Dan siapa sangka bahwa hal ini menjadi awal keberuntunganku, karena namaku ada di daftar pemenang utama yang berhak berlibur dengan RAN dan TULUS. 

Saat itu hari Selasa, 21 Juli 2015 pukul 12.31

Siang itu handphoneku berdering, ku lihat di layarnya ada panggilan masuk dari nomor yang tak ku kenal. Segera ku angkat telfon itu. Terdengar suara seorang perempuan di seberang sana menyapaku. “Halo, selamat siang. Bisa bicara sama mba Eki?”
“Siang, ya ini saya sendiri.” Jawabku
“Oh, Mba Saya Dian dari Listerine. Selamat Mba terpilih menjadi salah satu kandidat pemenang utama Listerine. “
What?! Really? Perasaanku sudah heboh saja saat itu padahal ada satu kata yang harus ku garis bawahi “KANDIDAT” okey. Aku ini masih kandidat, jadi yaa belum pasti menang. Akupun melanjutkan percakapanku dengannya.
“ Wah, beneran nih mba?” Tanyaku meyakinkan.
“Iya mba, tapi nanti mba diharuskan datang ke Jakarta untuk acara Press Conference tanggal 28 bulan ini. Apakah mba bersedia?”
“Waduh, gimana ya mba. Saya belum bisa mutusin soalnya belum izin sama suami. Kalau boleh tau ini kandidatnya ada berapa yaa?”
“ Oh gitu ya, baiklah nanti kami beri waktu mba untuk minta izin. 1 jam kemudian kami akan menghubungi mba kembali untuk keputusannya ya. Kandidatnya ada 20 orang mba. Saat ini kami sedang melakukan proses seleksi, siapa saja yang kira-kira bisa datang ke acara di Jakarta tanggal 28 nanti.”
“O iya mba, ini pemenang utamanya ada berapa sih?”
“Pemenang utamanya hanya ada 4 orang mba. 2 orang dari tim RAN dan 2 orang dari tim TULUS.”
Perasaanku makin tak karuan saat itu. Satu sisi aku ingin menghadiri acara konferensi pers, karena ini merupakan kesempatan langka. Siapa tahu aku yang nantinya benar-benar terpilih jadi pemenang utamanya. Satu sisi lagi nyaliku ciut, karena takut kalah saing dengan yang lain. Aku gamang, galau, kalo kata Cita Citata, “membuat aku jadi gegana, Gelisah Galau Merana.” *mendadakdangdut
“Oke mba, aku minta waktu dulu buat izin sama suamiku yaa. Nanti ku kabarkan lagi.”
“Baik mba, nanti saya akan menghubungi mba lagi. Selamat siang” tutupnya.

Setelah percakapan tersebut aku langsung menghubungi suamiku. Ku ceritakan panjang lebar duduk perkaranya (Berasa kena masalah, padahal lagi dapet berkah yee xixixi). Singkat cerita, ia mengizinkanku. Justru ia juga berpikir ini adalah kesempatan langka yang tak boleh di sia-siakan. Thank you so much hubby *kiss

1 jam kemudian, mba Dian menelponku lagi. Akupun memberitahunya bahwa aku bisa menghadiri acara press Conference nanti di Jakarta. Mba Dian pun memberitahuku  besok-besok akan ada EO yang akan menghubungiku lagi.
                                                                            ***

Jum’at, 24 Juli 2015 Pukul 13:22

Handphoneku  berdering, ku lihat ada panggilan masuk dari nomor yang tak ku kenal lagi. Kali ini tentu bukan dari Mba Dian, karena nomornya sudah ku save. Maybe ini dari EO yang di maksud. Tanpa pikir panjang, ku angkat telfon itu. Kali ini suara laki-laki yang ku dengar di seberang sana.
“Halo, ini mba Eki yaa. Saya Ginanjar dari SNAP EO Listerine.”
“Halo, iya mas. Oh iya, gimana mas?” tanyaku tak sabar
“Mba, tempo hari udah ada yang telfon dan kasih tau tentang Press Conference ya?”
“Iya, tapi di kasih tau waktunya aja. Tentang jadwal dan apa yang akan dilakukan disana saya belum tau.”
“O gitu, jadi mba nanti tanggal 28 ke Jakarta untuk menghadiri acara Press Conference. Acaranya akan di mulai jam 9. Yaa di usahakan jam 8 sudah ada di tempat. Nanti untuk alamat dan perlengkapan apa yang harus di bawa sampai ke Lombok, saya kirim lewat email ya.”
“ Oh, oke kalo gitu. Hah? Sampai Lombok? Lho, emang langsung berangkat kesana gitu mas?”
“Iya mba. Tanggal 28 acara di Jakarta. Besoknya langsung terbang ke Lombok.”

Aku langsung terdiam, membisu. *alaydeh*
Perasaan kemaren si Mba bilang, aku masih kandidat. Nah mas EO ini bilang abis acara di Jakarta langsung terbang ke Lombok. Itu berarti aku fix jadi pemenang. Karena yang berhak liburan ke Lombok sama RAN & TULUS kan hanya pemenang utama. Galon se gallon-galonnya deh aku saat itu. Untuk meyakinkannya ku buka facebook dan ku kunjungi fanpage Listerine. Daaaan, MASYA ALLAH! That’s true! Ku lihat di webnya ada namaku terpampang nyata di barisan pemenang liburan bareng RAN!


 Ya Allah, it’s unbelieveable! Di tambah lagi, esoknya admin Fanpage Listerine mengumumkan secara resmi dengan mengupload foto para pemenang. Ya Allah, Speechless! *tangis bahagia


Diam-diam aku memuji LISTERINE dan seluruh staf yang mengurus hal ini. Kontes Tantangan 21 Hari di perpanjang hingga 20 Juli, 21 juli sudah diumumkan pemenangnya. Nah hebatnya lagi 1 minggu setelahnya langsung caw ke Lombok. Duhhh, Two thumbs up! 

Eh btw, ini masih dalam sesi pembicaraan via telfon dengan mas EO ya..waktu itu lamunanku memang menghanyutkanku sampai aku tak sadar Mas EO di seberang sana masih berbicara denganku. *tuingtuing

“Halo, mba.. halo..”
“Eh iya mas, maaf. Oh oke oke. Aku tunggu emailnya yaa.”
“ Oke mba, yaudah. Selamat siang.”
“Siang juga. Makasih infonya ya mas.”
“Sama-sama.”

Tut. Tut. Tut. Kali ini telfon udah benar-benar mati yaa. Jadi aku bebas berkelana dengan lamunanku tadi. Masih bingung, galau, sangsi dan berbagai perasaan serupa dengannya. Tapi.. piring dan cucian kotor di wastafel sana seolah melambaikan tangannya padaku. Memberiku isyarat bahwa mereka ingin segera di bersihkan. Saat itulah aku sadar bahwa aku ini adalah seorang IRT. Maklum, semenit yang lalu aku berfikir aku ini artis yang lagi sibuk nyiapin konferensi pers. *plak. Tepok Jidat!
                                                                                
***
Selasa, 28 Juli 2015

Hari yang ditunggu pun tiba. Sebenernya ngga Cuma di tunggu sih, tapi di takutin plus di deg-deg-in juga. Gimana ngga, ini pengalaman pertamaku. Pengalaman pertama!
Aku akan bertemu dengan banyak orang baru disana. Beradaptasi dengan lingkungan baru. (Meski Cuma 4 hari). Tapi bagi seorang pemalu sepertiku, yang setiap harinya staytune di rumah, bercengkrama dengan anak dan suami tercinta, melakukan kebiasaan rutin sebagai IRT, ini sangat luar biasa menantang rasa percaya diri. Maklum, aku bukanlah orang supel yang mudah membaur dengan orang-orang baru dan lingkungan yang baru. Aku tergantung pembawaan orang di sekitarku. (Nah loh kok malah curhat. :D) Oke, back to the Laptop! *eh

Pukul 5:55

Mas Obot (Nama panggilan mas Ginanjar) menelponku.
“Halo, mba Eki udah nyampe mana?”
“Ini aku udah nyampe Somerset Hotel mas.”
“Nah, itu udah nyampe. Sebelahnya itu Lotte Shopping Avenue. Nanti Mba eki masuk aja lewat Loading Dock A ya. Bilang aja sama satpam mau masuk lewat situ dari Listerine. Nanti ada orang dari tim kita juga yang jemput Mba.”
“Oh oke mas.”

Sampai sana, aku disambut oleh seorang dari tim EO (Aku lupa namanya, maklum ga kenalan. Lupa. :D). Aku di ajak ke The Ice Palace, tempat dimana Press Conference akan di langsungkan. Sampai disana, aku lihat para EO sedang sibuk merampungkan pekerjaan mereka mendekorasi ruangan. Entah dari kapan mereka melakukannya, yang jelas saat aku kesana semuanya sudah 89% selesai. Semua serba unyu-unyu (red:ungu) sepertiku. *hmmh*

Aku juga disambut baik oleh orang-orang disana. Sungguh, aku terkesan. Sebelumnya, aku takut bakal di cuekin atau dipandang gimanaaaa gitu. Tapi semuanya tidak seperti yang ku bayangkan. They are all good! (Mohon maafkan rasa suudzonku ini mas dan mba semua. *tears)

Ternyata aku dibawa ke belakang panggung. Disana sudah ada satu pemenang yang datang. Pemenang tim RAN juga, namanya WAHYU PURNAMA SIDIK dari Cianjur. (Yang ternyata, dia jadi partner baikku selama liburan.) Cukup lama kami menunggu hingga acara di mulai. Satu persatu pemenang TIM TULUS pun mulai datang. Pak AGUS KURNIAWAN misalnya, yang menyusul datang setelah kedatanganku. Beliau berasal dari Jember. Lalu yang terakhir adalah Mba ELISA dari Jakarta. Lengkap sudah kami (Para  Pemenang). *Ciyeeee

Suasana di belakang panggung. Jadi berasa artis yang mau perform. Wkwkwk

Mereka (semua tim) melayani kami dengan sangat baik. Pun pada keluargaku, (Ibu, bapak, nenek dan anakku). Waktu itu, aku memang di temani mereka. Maklumlah, to be the only child always make them worry, moreover for this big and long event. Tadinya mereka akan menemaniku sampai acara selesai, tapi sayangku Naura rupanya tak betah berlama-lama disana. Alhasil, setengah jam sebelum acara di mulai keluarga kembali pulang. Tak bisa ku bendung air mataku saat mereka kembali pulang. Terlebih saat mereka lenyap dari pandanganku. Terutama Naura, aku ga pernah meninggalkannya sama sekali. Apalagi untuk waktu selama dan sejauh ini. Duh… :’(
I’ll miss you so much my love :*

Tepat pukul 11.00 acara di mulai. Sebelumnya, kami (para pemenang) diberikan arahan terlebih dahulu tentang apa yang harus kami lakukan disana. Makin deg-degan perasaanku saat itu. But, I try to calm down.

Gladi Resik sebelum acara di mulai


Acara dibuka dengan acara talkshow kesehatan gigi. Pembicaranya adalah Prof. Dr. drg. Tri Erri Astoeti, MKes, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti didampingi oleh mba OLAVINA HARAHAP selaku Senior Brand Manager Listerine Indonesia juga RAN dan TULUS. Dalam talkshow tersebut, Prof. Erri menyampaikan bahwa penggunaan obat kumur sangat penting dalam perawatan gigi dan mulut. Penggunaan mouthwash berguna untuk menyempurnakan kesehatan gigi dan mulut. Emang sih, menyikat gigi saja ngga cukup karena ngga bisa membersihkan seluruh area rongga mulut. Makanya yuk mulai biasakan diri berkumur dengan Listerine setiap selesai menggosok gigi sebanyak 2 kali sehari.

Acara selanjutnya disambung dengan performance RAN X TULUS yang menyanyikan lagu hasil kolaborasi mereka berdua, yaitu “PARA PEMENANG”. Lagunya asik lhooo, ngga nyangka mereka nyiptain lagu itu special buat kita (para pemenang). *tersipu (Eh jangan lupa download lagunya yaaaa…*kedipinmata)

Lanjut ke acara selanjutnya, acara penyerahan hadiah secara simbolis kepada para pemenang #Tantangan21 Hari Listerine. Jreng jreng…..dag dig dug der!

MC  mulai mengumumkan nama pemenang satu persatu.
“Ini dia para pemenang tantangan 21 hari Listerine dari tim Multi RAN ada WAHYU PURNAMA SIDIK dan EKI WINDIARI.” Seisi ruangan pun riuh dengan suara tepuk tangan para penonton.
WOW! LUAR BIASA! Ini seperti mimpi. Pernah ngga kalian berada di posisiku saat itu? Bagaimana rasanya? Bahagia? Nervous? Bangga? Yes! Aku yakin semua rasa itu pasti ada. Itupun yang aku rasakan saat itu. Bahagia, nervous, bangga, merinding melihat seluruh tatapan mata tertuju padaku. Apalagi di depanku para cameramen sudah siap dengan alat tempur mereka masing-masing yang tentunya membuatku semakin nervous. Rasanyaaa macam sudah memenangkan Putri Indonesia  saja awak ni. *aeh ketinggian ya..

Kini giliran pemenang dari Tim Green Tulus yang diumumkan. Setelah lengkap, tibalah pada prosesi pemberian hadiah. Prof Erri memberikan hadiah pada Wahyu dan Mas Nino sebagai perwakilan dari RAN memberikan hadiah padaku. Kamipun saling berjabat tangan.
Pun dengan tim TULUS, mba Ola memberikan hadiah pada mba Elisa dan Tulus memberikan hadiah pada Pak Agus. Setelah itu kami menjalani prosesi selanjutnya, yaitu foto-foto. Cukup lama kami menjalani hal itu, karena sebenarnya tak hanya foto namun juga shooting! Ya, banyak para media yang mewawancarai kami. Entahlah nantinya hal itu akan diiklankan atau tidak, tapi mereka bilang jika suatu saat di perlukan memang bisa saja dijadikan iklan. Whoaaaaaa! 
Oh jadi beginilah konferensi pers. Ilmu dan pengalaman baru untukku.

Luar biasa banget berdiri di panggung ini. NERVOUS pake BANGET!



Foto lengkap bareng Senior Brand Manager, Dekan Fakultas Kedokteran Univ. Trisakti juga RAN & TULUS



Acara tersebut merupakan akhir dari rangkaian acara konferensi pers hari itu. Setelah itu kami istirahat sebentar ke belakang panggung dan makan siang. 1 jam setelah itu kami dibawa tim EO menuju hotel untuk beristirahat. Tapi sayang mba Elisa ngga bisa turut serta menginap di hotel, dikarenakan pekerjaannya yang ngga boleh ditinggal. Pemenang yang satu ini memang penuh perjuangan untuk bisa ambil kesempatan langka ini. Aku sempat sedih waktu tim EO bilang ada satu pemenang yang ngga bisa ikut dan ternyata itu beliau, mba Elisa. Syukurnya, dengan seluruh perjuangan, akhirnya si bos luluh dan memberikannya SP yang artinya ngga bisa full 3 hari liburan disana. But, it’s better than nothing. *proud of your struggle mba El ^^

                                                                               ***

Pukul 14.00 kami tiba di hotel. Hotel tempat kami menginap ini di Crowne Plaza Hotel Semanggi.  Tim EO pun segera bergegas ke receptionist untuk mengurus check in kami. Sementara menunggu si Mas EO, kami duduk-duduk di lobi hotel. “Wow, guede bangetttt. Kerennnnn!” Kataku dalam hati. (Mohon maaf jika agak sedikit kampungan, maklum anak daerah ini memang tinggal di kampung dan ini pertama kalinya nginep di hotel kelas bintang lima. Hehehehe) And of course aku juga tak lupa mengabadikannya lewat kamera.

Keren yaaaaaa!


Selesai mengurus semuanya, Mas EO dan staf hotel mengantar kami menuju kamar. Wow (lagi) kamar kami ternyata kebagian di lantai 10. Hmm can’t wait! 

Taraaaaa! Akhirnya sampai juga di kamar kami. Kamarku berhadapan dengan kamar wahyu dan pak Agus. Bisa tebak apa yang ku lakukan sesampainya di kamar? Eitsss, bukan jingkrak-jingkrak diatas kasur kayak yang di tv tv itu loh yaaa..karena hal itu Cuma ada di FTV aja :P
Apa cobaaa? Yes! Tidur. Sampe di kamar, liat keadaan kasur yang rapih plus empuk gitu ngapain lagi coba kalo ngga tidur? Ngga lama sih, tapi cukup untuk memulihkan kondisi tubuh. Setelah itu barulah aku mandi. Ini dia penampakan kamar hotel dan segala yang ada di dalamnya. Superb deh!



Minibar

Penampakan kamar mandi

Betah deh berjam-jam di kamar mandi kalo mandinya berendem di bath tub giniii


Selesai mandi, istirahat sambil nonton TV, juga menelpon anak dan misua tercinta, ternyata cacing dalam perutku mulai menabuh genderang perang mereka. *alaymodeon*
Karena saat open room tidak termasuk makan malam (dan hampir semua hotel begitu sistemnya, paling dapetnya breakfast), akupun mengajak Wahyu cari makan di luar. Untunglah deket sama plaza semanggi, sekalian jalan-jalan. Mampirlah kami ke Hokben, pesan makanan lalu take away. Yep! Enakan dimakan di kamar hotel ah, nyantai. Selesai makan, 2 jam kemudian akupun terlelap. Mengumpulkan energy untuk hari esok yang berseri.

To be continued…..
Tunggu cerita selanjutnya yaaa :P
                                                                                     ***


Thursday, March 26, 2015

PinkEmma, Truly Online Shop Truly Me!

Sekarang zaman memang sudah  canggih. Informasi apapun sangat mudah kita gali. Dimana? Di google tentunya. Coba saja cari hanya dengan satu kata kunci, misalnya “cinta” pasti akan keluar berbagai banyak hal yang berkaitan dengan kata itu. Apalagi kini cara untuk mengakses si mbah google ini sudah sangat mudah karena sudah banyak bertebarannya smartphone dan gadget dengan harga terjangkau. Tentu ini sangat membantu sekali. Bagaimana tidak, dari barang canggih itu kita bisa berkelana keliling dunia. Tidak hanya itu, kita juga bisa terhubung dengan banyak orang di seluruh dunia dengan aplikasi-aplikasi media social yang terdapat di dalamnya. Sebut saja Facebook, Twitter, Instagram, Path, Line, Kakao Talk, Google+, BBM, WhatsApp, linkedin, dll.

Media social tersebut juga selain membantu kita untuk terhubung dengan banyak orang, juga memiliki manfaat yang lain, salah satunya yaitu untuk melakukan transaksi online shop. Seperti pengalaman online shopku beberapa waktu yang lalu di PinkEmma. Berawal dari line dan berakhir dengan 3 pashmina indah yang memikat hati. Mau tau gimana cerita awal pertemuan kami? Yuk cekidootttttt!

BERAWAL DARI LINE SHOPPING

Seperti yang telah saya sebutkan di atas, saat ini banyak aplikasi media social yang sangat bermanfaat. Maka saya pun tak ketinggalan untuk mengisi smartphone saya dengan aplikasi-alikasi tersebut. Ada facebook, Twitter, instagram, Line, WeChat, Kakao Talk dan BBM.
Nah, tanggal 02 Maret kemarin, saya mendapatkan informasi dari Line Shopping bahwa PinkEmma sedang mengadakan Private Sale up to 86% off. Daaaaaan, entah kenapa rasanya kok sangat tertarik. Saya memang suka belanja online shop, selain banyak pilihan juga tidak membuat lelah. Bisa dilakukan sambil tiduran, duduk, pokoknya santai gitu. Lagipula saya belum pernah nih merasakan pengalaman belanja di PinkEmma. “Pengen nyobain ahhhh, siapa tau ini online shop bisa nambah ke daftar Best Online Shop I’ve ever shop.” Kataku.

Akhirnya saya pun membuka linknya dan mulai melihat-lihat pakaian dan jilbab. Hmmmm, ini memang bener-bener sale. Sale nya besar-besar pula. Selain itu pakaian dan jilbabnya juga bagus-bagus. Desainnya trendy, harganya oke. Saya sampai dibuat bingung, harus memilih yang mana.
Namun akhirnya saya memutuskan untuk membeli 1 paket pashmina isi 3 saja, harganya Rp. 50.000 saja soalnya free ongkir juga. Duh, kebayang kan gimana baiknya PinkEmma. Sudah murah karena sale ditambah free ongkir pula. 

SEMPAT HARUS MENUNGGU KARENA BARANG OUT OF STOCK, DISITULAH KADANG SAYA MERASA SEDIH

Selesai memilih, saya langsung bergegas ke ATM untuk transfer. Setelah itu saya langsung konfirmasi pembayaran agar barang cepat di kirim. Beres. Tinggal menunggu barang datang. “Aaaah mudahnya hidup ini. Terima kasih Ya Allah.” Ucapku.

Keesokan harinya saya mencoba cek email dan terdapat email masuk dari CS PinkEmma memberitahuku bahwa konfirmasi pembayaran telah diterima. “Yeaaaaayyyyy. Senangnyaaa.” Saya pun semakin tidak sabar untuk menanti kedatangannya.

4 hari berlalu, namun paketanku tak kunjung tiba. Biasanya jika lewat JNE, 3 haripun sudah sampai. Saya pun mulai gusar, lalu saya kirimkan email mengenai hal ini pada PinkEmma. Sayapun mendapatkan balasannya dengan segera. Disitu tertulis “Betul sis, produk yang sista pesan saat ini belum bisa kami kirim karena ada beberapa warna yang saat ini masih proses produksi termasuk pesanan sista :) 
Mohon ditunggu ya, jika sudah ready stock kami akan kirim segera.”

Aaaah kecewanya saya saat itu. Bagaimana bisa? Jelas tertulis di websitenya kemarin bahwa barang masih tersisa 1. Kenapa sekarang malah out of stock? Kenapa? Dan saya di minta untuk menunggu kembali sampai pashminanya selesai di produksi kembali. Disitu saya mulai bersuudzon. Astaghfirullahaladziiim.

BERAKHIR DENGAN PASHMINA CANTIK YANG MEMIKAT HATI

Kurang lebih 1 minggu setelahnya,sayapun mendapatkan email dari PinkEmma. Isinya memberitahukan bahwa pesanan sudah di kirim. “Benarkah? Asyiiiikkkkk.” Kataku.
Benar saja, 1 hari setelah saya menerima email, pesanan pun tiba di rumah dengan selamat tak kurang satu apapun. Langsung saya buka bungkus kemasannya dan aw aw aw, pashmina ini benar-benar sesuai seperti pada gambar. Selain itu bahannya juga bagus, mudah dibentuk saat dipakai juga nyaman.

Kekecewaanku karena harus menunggu kemarin sirna sudah setelah melihat pesananku yang sesuai harapan dan keinginan.
Meski begitu, aku nyesel belanja di PinkEmma. Sungguh!








Nyesel, kenapa dulu ga order banyak kalo hasilnya memuaskan banget gini. Hihihihii :P

Mana lagi sale pula. Hmmmm itulah penyesalan terbesarku kala itu.
Tapi belakangan ini saya mulai tahu bahwa PinkEmma adalah satu-satunya online shop yang sangat suka memberikan sale-sale dan diskon diskon yang besar. Trust me!

So, itulah pengalaman saya berbelanja di Online Shop khusus wanita bernama PinkEmma. Mudah-mudahan bisa semakin memantapkan hati teman-teman yang ingin berbelanja disana ya. Sungguh ngga bakal rugi deh, merasa untung malah iya bangetttt. J

O iya disini saya juga ingin memberikan plus minus berbelanja disana ya biar teman-teman semakin, semakin, semakin dan semakin mantap belanja disana. *kompor hihihi

PLUS : 

- Pelayanan yang ramah dan cepat tanggap. Saat berbelanja disana, sebagai pembeli tentu saya banyak bertanya. Juga ketika saya bertanya mengapa pesanan tak kunjung datang. Dan mereka menjawab setiap pertanyaanku dengan cepat, sabar dan ramah. Jempol deh pokoknya. ;)

-          - Metode pembayaran yang beragam dan memudahkan. Perlu diketahui, sampai saat ini bagiku PinkEmma adalah satu-satunya online shop yang sangat memanjakan customernya termasuk dalam masalah pembayaran. Banyak sekali metode pembayaran yang PinkEmma tawarkan. Diantaranya bisa melalui kartu kredit, Bank Transfer BCA, MANDIRI, BRI, BNI, MANDIRI e-cash juga bisa bayar di INDOMARET. Gampang kan?!

-         -  Packaging yang rapi dan cantik.
Saya adalah seorang yang terkesan dengan kerapihan . Satu hal yang menjadi poin penting untukku jika berbelanja online adalah melihat bungkus kemasannya. Jika kemasannya bagus dan rapi, itu menjadi nilai plus bagiku terhadap online shop tersebut dan PinkEmma mengerti akan hal itu. Saat pertama saya menerima pesanan, packaging nya sangat mengesankan. Totally Neat!


Ngga cuma luarnya aja, tapi ke dalam-dalamnya pun rapiiiiiiiiii. Two Thumbs Up!




 - Barang sesuai dengan gambar. Waktu itu, saya pesan 1 set pashmina warna hijau, merah maroon dan biru navy. Antara barang dan gambar, memang sama adanya.


 -  Desainnya trendy. Produk-produk pinkEmma desainnya trendy dan fashionable. Kekinian deh pokoknya!

-          - Banyak menebar diskon besar, voucher dengan nilai minimum purchase yang kecil dan sale. Setelah Private Sale tempo hari, saya menyesal setengah mati. Ya, menyesal karena ga order banyak. (Maklum, sebenarnya waktu itu saya masih nyoba. Gimana nih belanja di PinkEmma. Memuaskan atau tidak. Begitu pikirku. Karena hal itulah saya hanya membeli sedikit dan akhirnya jadi aja nyesel sendiri deh. Hiks) Kapan lagi kan ada privet sale sebesar itu?
Tapi eh tapi, meski bukan privat sale, pinkemma getol banget lho nebar promo lain yang tak kalah menggiurkan. Misal, nebar voucher dengan nilai minimum yang kecil. O iya kemarin juga PinkEmma ngadain sale lagi lho untuk produk tertentu. Keren banget kan?

-          - 100% terpercaya. So girls, trust me! Belanja di PinkEmma sangat terpercaya. Ngga usah takut tipu-tipu karena PinkEmma adalah online shop besar yang sudah punya nama. Highly Recommended pokoknya!

MINUS

-          Minusnya mungkin saat aku harus menunggu orderanku yang ternyata out of stock. Tapi percayalah, hal itu jarang terjadi. Mungkin karena ketika itu sedang sale, sehingga banyak juga yang membeli produk yang juga ku beli. Walaupun begitu, kekecewaan atas hal tersebut telah hilang digantikan kepuasan yang luar biasa atas produk dan pelayanannya.
-         Rasanya hanya itu, ga ada lagi minus lainnya. Semua oke dan beres. J


Gimana, sekarang makin mantap dong ya?! *wink
Pokoknya, PinkEmma Truly Online Shop, Truly Me!

Selamat berbelanja. 
Happy Shopping Girls :D






Monday, March 23, 2015

SELAMAT PAGI SAYANGKU

Selamat pagi sayangku…
Mentari menyapamu, mengajak berlari mengejar mimpi yang kau cipta semalam

Semangat selalu sayangku…
Buang jauh resah dan gundahmu
Karena hari ini hari yang indah
Untukmu menyusun langkah
Rasa hangat ini telah menyusup di bilik-bilik hatiku,
meliuk indah di rongga dadaku
Mencetak senyum kecil nan bermakna

Ulurkan tanganmu sayangku
Mari bersama menyusuri langit asa tak bertepi, lapang dan indah
Manjakan dirimu dengan asa-asa yang pernah pupus

Tersenyumlah sayangku
Mari kita jemput mimpi yang pernah kita taruh
Letakkan yakin di dadamu
Karena Dia sudah menyiapkan rencana indah untuk kita
Mari kita lalui hari dengan senyum, semangat dan prasangka baik


Selamat pagi asaku
Aku siap menjemputmu

Friday, March 20, 2015

BANYAK YANG LEBIH MENDERITA DARIMU


Pict source : Tumblr


Perhatikan dan renungkan apa yang terjadi di sekitarmu.

Bukankah di rumah-rumah sakit masih terdapat sekian ranjang putih yang di atasnya terbaring ribuan manusia yang menderita penyakit kronis dan cacat selama bertahun-tahun?

Bukankah di penjara masih terdapat ribuan manusia yang hidup di balik jeruji besi dengan nista dan kehilangan nikmatnya kehidupan di alam bebas ini?

Bukankah di berbagai rumah sakit jiwa masih terdapat banyak manusia yang kehilangan akal sehatnya, lenyap kesadarannya dan kemudian menjadi gila?

Bukankah di sekitarmu masih banyak fakir miskin yang tinggal di gubuk-gubuk kardus dan kesulitan hanya untuk mendapatkan sepotong roti saja?

Bukankah di luar sana masih ada sekian banyak wanita yang harus kehilangan anak-anaknya karena sebuah musibah yang mendera?

Bukankah di sekitarmu juga masih ada sekian orang cacat, tunanetra, tunawicara, tunarungu dan kehilangan sebagian anggota badannya, seperti kaki, tangan, dsb?

Bahkan di antara mereka juga ada yang kehilangan akal sehatnya, atau terkena penyakit kanker yang ganas dan mematikan itu?


Lalu lihatlah dirimu, engkau masih dalam keadaan sehat, sejahtera, aman, tenteram dan damai tak kurang satu apapun. Hanya karena 1 ujian atau cobaan yang Allah berikan padamu, lantas pantaskah kau merasa bahwa dirimulah yang paling menderita? Bahkan jika ujianmu dibandingkan dengan penderitaan orang-orang di luar sana, ujian itu tak ada seujung jari kukupun dari penderitaan mereka.
Oleh karena itu, bersyukurlah kepada ALLAH atas segala nikmat-Nya.

HATIKU JUJURLAH!

Hatiku jujurlah!
Kalau engkau tak sanggup menjadi cemara yang kokoh di puncak bukit,
jadilah saja belukar yang teguh di tepi jurang
Belukar itu senantiasa istiqomah dalam perjuangannya untuk hidup..
Ia belajar dari kesehariannya untuk mendewasakan batangnya
Batangnya yang menyanggahnya untuk tidak masuk ke dalam jurang

Hatiku ketahuilah!
Ternyata untuk menjadi belukar saja itu tidak mudah!
Belukar harus ikhlas agar ia tak iri pada cemara
Belukar harus tawadhu agar ia tak sombong pada rumput
Belukar tetap belukar sampai ia bisa berjumpa dengan penciptanya

Kalau engkau tak sanggup jadi belukar…jadilah saja rumput,
Tetapi rumput yang senantiasa memperkuat pinggiran jalan
Kalau engkau tak sanggup menjadi langit…jadilah saja bumi,
Tetapi bumi yang setia dan ikhlas untuk dipijaki oleh setiap manusia


Tidak setiap insan sanggup berbuat seperti pengemis yang tawadhu’
Izzahnya tinggi walau orang lain merendahkannya
Karena ia mempunyai HATI sehingga dengan dengan Sang ROBBI

KARENA CINTA TAK PERNAH BERSALAH

Mulai hari ini jangan pernah kau salahkan cinta. Jangan pula kau salahkan waktu. Karena semua itu adalah sebuah proses kehidupan yang harus kita lewati bersama. Kau juga jangan salahkan pertemuan itu. Apalagi mempertanyakan mengapa semua harus berakhir. Sekali lagi aku katakan, itu semua adalah proses kehidupan yang berlaku pada semua orang.

Tanpa itu semua, kita tidak akan dapat merasakan indahnya sebuah cinta yang sebenarnya. Dan bila kita pernah mengalami sakitnya kehilangan sebuah cinta, kita akan mencoba berusaha untuk menjaga cinta dengan kekuatan yang kita miliki. Agar cinta ini tidak pernah hilang untuk kedua kalinya.

Simpanlah apa yang pernah ia berikan dan jangan pernah engkau sebutkan lagi. Karena bila engkau sebut, maka sakitnya cinta itu akan terasa semakin dalam. Kau seperti melayang tak berpegangan. Kau akan seperti orang yang kalah dalam sebuah pertandingan.

Kau tidak sendirian. Selain engkau juga ada yang pernah did era oleh cinta. Batinnya merasa tersiksa. Hatinya hancur dalam sebuah kepingan yang berserakan. Tertipu oleh indahnya sebuah fatamorgana yang menjanjikan sebuah angin kebahagiaan.

Jadilah seorang yang tegar! Mampu menantang datangnya sang ombak. Jangan pernah kau terjebak dalam kenangan balutan yang memabukkan. Tak selamanya air matamu itu selalu kau jatuhkan setiap kau ingat kata-kata manisnya. Tak selamanya batinmu remuk setiap kali kau mengingat lembaran-lembaran asmaramu yang telah using. Kau bukanlah seorang pecundang, tetapi kau seorang pejuang sejati.


Ingat! Jangan pernah kau salahkan cinta. Karena cinta tak pernah bersalah. Cinta adalah anugerah dari Allah yang harus kita pelihara dengan sebaik-baiknya. Tapi ingat! Hanya cinta Allah yang abadi.